Rabu, 12 Desember 2012

15 Makanan Sumber Vitamin K (Koagulasi) Terbaik

15 Makanan Sumber Vitamin K (Koagulasi) Terbaik. Vitamin K ini ada beberapa macam. Secara struktur kimia ada tiga bentuk yaitu vitamin K1 (filoquinon), vitamin K2 (menaquinon), dan vitamin K3 (menadion).

Fungsi penting vitamin K yaitu melawan diabetes dan juga mencegah terjadinya osteoporosis. Vitamin K juga bermanfaat memperlambat proses pembentukan sel kanker di paru-paru dan di hati. Sehingga vitamin K sangat bermanfaat di dalam tubuh.

Vitamin K dihasilkan di dalam tubuh tepatnya di usus. Karena diproduksi dari bakteri-bakteri diusus sehingga tidak diperlukan secara khusus konsumsi makan sehari-hari yang mengandung vitamin K. Namun tetap saja, untuk memenuhi kebutuhan Vitamin K harian perlu asupan dari luar dalam hal ini makanan. Nah berikut ini merupakan sumber makanan yang mengandung banyak vitamin K.

1. Kiwi

Buah kiwi yang ternyata mengandung 2 kali lebih banyak vitamin C dibandingkan buah jeruk ternyata juga mengandung vitamin K. Kandungan vitamin K pada buah kiwi pada 100 gr adalah 40,3 mcg. Atau setara 10% dari kandungan vitamin K harian yang dibutuhkan tubuh. Manfaatnya antara lain sebagai antioksidan yang baik, kaya akan beta karoten atau menjaga fungsi mata, serta menghilangkan masalah pencernaan.

2. Alpukat

Kandungan vitamin K pada alpukat pada takaran 100 gr adalah 81 mcg atau setara dengan 36% kebutuhan vitamin K pada tubuh secara harian. Alpukat sendirhi mampu menurunkan koleksterol, menurunkan resiko penyakit jantung, juga mampu untuk menjaga kualitas hati. Alpukat juga kaya akan Glutation dimana menjaga pertumbuhan dan kesehatan sel. Sehingga mampu mencegah seseorang terserang penyakit kanker.

3. Anggur

Vitamin K pada anggur dengan takaran 100 gr adalah 22 mcg atau setara 21% kebutuhan vitamin K secara harian. Buah anggur ini bermanfaat untuk menyehatkan organ ginjal serta mengobati asam urat. Dapat juga mengurangi kadar gula dalam darah yang bisa mengobati diabetes dan menyehatkan pangkreas. Buah anggur ini juga dapat memperlancar aliran darah sehingga memperlancar darah yang masuk ke dalam jantung. Sehingga bisa mencegah seseorang terkena serangan jantung.

4. Blueberi

Vitamin K pada buah blueberi ini dalam takaran 100 gr adalah 19 mcg atau 24% setara dengan konsumsi vitamin K harian. Walaupun buah ini tumbuh di Amerika Utara, namun sudah bisa ditemukan di Indonesia (walaupun sangat jarang). Buah blueberi ini bermanfaat sebagai antioksidan. Serta juga bisa sebagai zat anti peradangan. Karena peradangan menghambat aliran darah yang bisa menyebabkan masalah pada otak dan juga menyebabkan penyakit jantung. Jika anda sudah tahu dimana membeli buah blueberi ini di Indonesia, anda bisa mencoba mengkonsumsinya.

5. Asparagus

Kandungan vitamin K pada 100 gr Asparagus adalah 416 mcg. Kadar yang cukup tinggi dibandingkan pada buah-buahan diatas. Manfaat mengkonsumsi asparagus antara lain, mencegah anemia, menjaga tekanan darah agar tetap stabil, sebagai diuretik, mengatasi gangguan alergi pada kulit dan masih banyak lagi yang lainnya. Tentu untuk memakan asparagus, sebelumnya anda harus mencari informasi tentang bagaimana cara memasaknya. Karena asparagus tidaklah umum di mulut orang Indonesia. Salah memasak malah tidak termakan. Tapi tidak ada salahnya di coba kan.

6. Brokoli

Kandungan gizi pada sayuran brokoli 100 gr adalah 155,20 mcg. Manfaatnya memakan sayuran brokoli adalah rendah lemak, rendah kalori, dan tinggi kalium. Bahkan kandungan kalsium pada brokoli setara dengan satu gelas susu. Diketahui tinggi kalsium berarti dapat membantu proses perkembangan tulang. Dan sangat bagus bagi ibu hamil dan balita yang baru tumbuh. Selain itu juga sangat baik sabagai anti radikal bebas.

7. Sawi

Kandungan vitamin K pada sawi cukup tinggi dibandingkan pada sayuran lainnya. Yaitu 419,3 mcg per satu cangkirnya. Saking tingginya, anda cukup mengkonsumsi sawi setiap hari sebanyak satu kali periode maka akan terpenuhi kebutuhan vitamin K anda secara harian tanpa harus mengkonsumsi lagi suplemen vitamin K. Manfaat yang ditimbulkan jika mengkonsumsi sawi adalah mampu menangkal berbagai macam kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker ginjal, kanker kolon, kanker paru-paru dan kanker kemih. Penelitian akan manfaat sawi ini telah dikembangkan di Amerika Serikat dan terbukti kebenarannya mampu menurunkan resiko kanker payudara sampai 40%.

8. Bayam

Bayam adalah sayuran yang bermanfaat untuk mengurangi resiko penyakit stroke, mengurangi resiko anemia, bahkan anti kanker dan juga anti oksidan. Kandungan vitamin K pada bayam adalah 89 mcg dalam 100 gr takaran bayam. Apalagi bayam termasuk sayuran yang mudah ditemukan di Indonesia dan juga banyak peminatnya. Karena bayam jika dimasak mudah dimakan untuk usia berapa pun.

9. Selada

Kandungan gizi pada daun selada setiap takaran per 100 gram adalah 128 mcg. Daun selada biasanya digunakan untuk lalapan. Jika anda pernah makan di rumah makan seperti bakar-bakaran, tentu akan mendapatkan daun selada ini. Sayangnya tentu tidak sampai takaran 100 gram untuk setiap sajian di rumah makan. Jika ingin, anda bisa membelinya sendiri.

10. Bunga Kol

Bunga kol sering disebut juga kubis bunga. Bunga kol ini juga sudah banyak dibudidaya di Indonesia, walaupun sebenarnya tumbuhan ini berasal dari eropa. Sehingga pembudidayaannya pun banyak terdapat di Lembang, Jawa Barat. Kandungan vitamin K pada bunga kol 100 gr adalah 125 mcg. Konsumsi kol jadi tidaklah sulit sekarang untuk pemenuhan kebutuhan vitamin K anda karena tumbuhan ini sudah banyak di Indonesia.

11. Hati Sapi

Hati sapi bisa ditemukan dimana saja. Terutama di pasar-pasar tradisional dan pasar daging. Harga hati sapi adalah Rp 65.000 per kilogram. Tergantung dari berbagai macam faktor, tapi harga tersebut bisa menjadi patokan anda. Sedangkan untuk kandungan vitamin K per 100 gram adalah 7 mcg. Perlu diwaspadai biasanya hati sapi ini jika pemilihannya tidak tepat banyak mengandung cacing hati.

12. Kentang

Kentang dibawa ke eropa pada tahun 1500an. Tapi tidak dijelaskan kentang sendiri berasal dari mana. Karena tumbuhan umbi-umbian ini dipercaya dulu membawa penyakit seperti lepra di eropa. Kemudian di era tahun 1800an kentang menjadi populer terutama di amerika serikat karena bisa digunakan untuk membuat kentang goreng. Kandungan vitamin K pada kentang sendiri hanyalah 2 mcg per 100 gram kentang. Mengkonsumsinya berlebihan dapat menyebabkan kegemukan.

13. Kacang Polong

Kacang polong juga disebut kacang ercis. Kandungan vitamin K pada kacang polong per 100 gram adalah 5 mcg. Kacang polong ini biasanya berisi 3 atau 4 kacang bulat berwarna hijau. Kacang polong sendiri tidak berasal dari Indonesia. Karena di bawa oleh penjajahan belanda. Kacang ini cukup populer di eropa pada masa penjajahan atau tahun 1700an. Karena kacang polong ini termasuk kacang-kacangan dengan masa hidup di daerah sub tropis, sekarang kacang polong lebih banyak di jumpai di swalayan modern daripada tradisional.

14. Kacang Kedelai

Pada kacang kedelai terdapat kandungan vitamin K per 100 gram adalah 47 mcg. Kacang kedelai merupakan kacang asia karena dari sejak dulu bahan dasar untuk berbagai macam makanan khas asia adalah kacang kedelai ini. Seperti tahu, tempe, adalah makanan olahan dari kacang kedelai ini. Apalagi sudah banyak macam varian makanan yang berasal dari kacang kedelai ini dalam bentuk resep makanan. Sehingga anda tidak perlu cemas penggunaan kacang kedelai pun sehari-hari bisa memenuhi kebutuhan vitamin K anda.

15. Kubis

Sedangkan untuk kubis sendiri per 100 gramnya mengandung setengah dari kebutuhan vitamin K secara harian. Kubis sebenarnya sejenis dengan kol, dimanfaatkan daunnya. Kubis sendiri ada tiga jenis. Yaitu kubis berwarna putih, kubis berwarna ungu, dan kubis berwarna ungu. Kemudian kubis itu dibedakan menjadi kubis bulat dan kubis gepeng. Kubis juga sudah banyak ditemukan dan dibudidaya Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar